
Dokter Mesty Ariotedjo hadir di Apa Kata Tempo. Kita bicara soal kisah para dokter legendaris dan editorial yang diangkat majalah Tempo edisi khusus kemerdekaan -bisa kamu baca di majalah.tempo.co. Di episode ini, Mesty yang mengagumi kiprah dokter Sulianti Saroso dalam menangani wabah cacar, tidak sepakat dengan editorial Tempo yang menyebut dunia kesehatan kita belakangan kian dikomersialkan. Lalu #ApaKataTempo? Selain ngobrol soal editorial, kita juga menyoroti beberapa fenomena di tengah kurva kasus positif Covid-19 yang belum turun. Pariwisata mulai dipromosikan, klaim obat dan teori konspirasi Covid-19, hingga soal sekolah di zona hijau serta kuning yang mulai dibuka. Mesty menekankan anak-anak seolah belum diprioritaskan dalam pencegahan penyebaran wabah. Padahal tingkat kematian anak yang positif Covid-19 adalah yang tertinggi di Asia Pasifik.