
BPK menemukan banyak masalah dalam proyek Kawasan Industri Pupuk Fakfak. Ada potensi kerugian negara dari proyek strategis nasional (PSN) tersebut yang seharusnya dibangun di Bintuni namun diminta oleh Bahlil Lahadalia untuk dipindah ke kampung halamannya. Ada indikasi penyalahgunaan wewenang dan konflik kepentingan dalam permintaan tersebut. Sulit berharap Presiden Prabowo Subianto mengusut pelbagai penyimpangan itu.
- - -
Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital.
Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo.