
Penurunan drastis dana saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah di Bank Indonesia memberi kabar buruk: arus kas pemerintah sedang tidak baik-baik saja. Penerimaan negara turun, pembayaran utang pemerintah besar, dan tekanan ekonomi dunia menjadi pemicunya. Namun semua itu tak membuat Presiden Prabowo Subianto insaf. Ia mempertahankan sumber masalah fiskal, yakni belanja tak produktif untuk proyek-proyek besar dan memangkas anggaran krusial penopang ekonomi masyarakat. Apa konsekuensinya?
- - -
Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital.
Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo.